Kali ini perjalanan dimulai dari jogja menuju Kediri. Starter line up beranggotakan saya dan seorang teman (Bob) dari Jakarta. Sebenarnya tujuan kami ke Kediri hanya untuk menjemput teman yang domisilinya di Kediri, namun mumpung ada kesempatan sekalian kami muter-muter kota Kediri. Dari stasiun lempuyangan kami naik kereta kahuripan jurusan Bandung-Kediri pukul 07.00 seharga Rp 19.500, namun sekarang sudah naik entah jadi berapa. Kondisi kereta tergolong sepi, kebanyakan penumpang sudah turun di jogja dan solo.
Sampai di Kediri pukul 11.00 dan seorang teman (Farchan) telah menunggu di pintu keluar. Suasana di Kediri lumayan bersih dan sepi. Untuk sampai di rumah teman butuh waktu 20 menit dari stasiun. Sepanjang siang sampai sore kami hanya ngobrol dan tiduran ,mungkin karena efek perjalanan (padahal hanya 4 jam).
Malam hari kami baru mulai menjelajah kota Kediri. Dan tujuannya ialah monumen simpang lima gumul. Selama perjalanan, kami melewati perkebunan tebu yang rimbun tan penerangan jalan yang minim. Sepertinya itu merupakan lokasi yang cocok untuk merampok, haha. Terletak di tengah-tengah persimpangan. Dan lokasinya pun cocok untuk dijadikan tempat berkumpul anak muda. Jalanan di sekitarnua pun masih sepi (walaupun itu jalan raya). Dan ternyata monumen tersebut meniru arsitektur monumen Arch D’ Triomphe di Prancis, hanya gambar di dinding diubah menjadi gambar masyarakat di indonesia.
Dan tak disangka lagi, ternyata pembangunan monumen tersebut juga mendapat kritik karena terkait fungsinya yang tidak jelas, orang-orang berpikir bahwa ada hal yang lebih penting daripada pembangunan tiruan Arch D’ Triomphe itu. Setelah puas foto-foto disana, kami pun cabut untuk makan malam. Memang rezeki anak soleh, kami ditraktir makan di tempat yang wah bagi anak-anak ekonomis seperti kami :D.. dan tentu saja abis makan langsung pulang dan numpang tidur :D
setelah pagi tiba, kami pun bersiap memulai petualangan ke bromo, dan personil pun bertambah menjadi empat orang :D.


20.41
bayu cp

Posted in: 
0 comments:
Posting Komentar