Minggu, 08 Januari 2012

Cita Rasa Kupat Tahu Pasar Kutoarjo

Kupat tahu merupakan makanan yang berasal dari Jawa Tengah. Tekstur dari kupat tahu mirip dengan tahu tek maupun ketoprak. Kelengkapan dari satu porsi makanan ini adalah tentu saja kupat, tahu, irisan seledri, taburan bawang goreng, kecambah, dan kuah dengan sedikit kacang yang encer (entah resepnya apa).





Lokasi kali ini terletak di Kutoarjo, sebuah daerah di kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Berada di sebelah tempat parker selatan pasar kutoarjo. Yang menjadi daya tarik di warung ini tentu saja cita rasanya yang unik. Tahu yang digoreng pas, tidak kering maupun basah. Namun hati-hati bagi yang kurang suka pedas, karena cabai rawit yang digunakan berukuran besar, jadi Cuma satu cabai bisa berakibat lidah anda yang kepanasan.

Walaupun lokasinya sederhana, namun tidak akan mengurangi cita rasa uniknya. Mungkin yang menjadi masalah adalah meja makan yang tidak cocok untuk orang yang kakinya panjang.

Selasa, 03 Januari 2012

Air Terjun Parangtritis

Air terjun di bibir pantai? Langsung menuju laut? Dimanaaa? haha di Yogyakarta ada lhoo. Yap air terjun tersebut terletak di sisi timur pantai Parangtritis, Yogyakarta. Kalo gak salah namanya air terjun Parangndog (katanya yang jaga parkir). Oke kita mulai ceritanya dari paragraf berikut.
Berawal dari rencana ingin melihat sunrise di pantai parangtritis bersama doi, tapi malah hujaan. Akhir-akhir ini Yogyakarta memang lagi sering hujan, pantes aja daerah Sleman dan sekitar bantaran kali code jadi banjir. Oke, anggap saja sunrise terbit pukul 10.00. Berangkat dari rumah jam 9.30, kami harus menempuh 20an km menuju Pantai dengan genangan air di beberapa titik. Yap yap akhirnya kami tiba di pantai dan memarkir motor di parkiran di daerah pertokoan. Eeiitss, sebelumnya kami juga bayar retribusi lho, Rp7000 bertiga (satunya motor).



Sekedar memastikan saja, kami bertanya kepada penjaga parkir dimana letak air terjunnya. “oohh, parangndok ya? Ketimur terus aja mas, jauh”, kata mbaknya. Lumayan jauh sih, tapi dapat dialihkan dengan cuaca pantai yang mendukung (untuk berkeringat)..
Saat itu debit air nya cukup besar untuk air terjun setinggi +- 15 meter. Air yang jatuh mengalir +- 20 meter ke laut. Kadang ombak dari pantai selatan sampai di daerah jatuhnya air. Di sekitar air terjun juga tersedia warung kecil dan beberapa gubug untuk berteduh.

Rute : 
Kota Yogyakarta – ke selatan (jalan Parangtritis) – Pantai Parangtritis 

Biaya : 
Parkir 3000
TPR 3000x2 = Rp7000 (katanya 1000 buat kendaraan, tapi tidak ada bukti karcisnya -_-
jajan dan bensin tergantung motor dan perut

Tips : 
Air terjun kering di musim kemarau, jadi datanglah di musim hujan
Parkir kendaraan di tempat parkir paling timur, maka anda tidak akan berjalan terlalu jauh. Atau relakan Rp40.000 untuk sewa kuda bolak-balik



Awan Altokumulus


Berawal dari keinginan mengunjungi sodara saat mudik, kali ini saya dan kakak mencoba melakukan perjalanan memakai sepeda. Perjalanan itu melewati tengah hamparan sawah yang telah dipanen. Mungkin karenan perasaan tidak tahu atau dulu yang tidak pernanh mengikuti pelajaran geografi, saya takjub melihat awan berbentuk bulat pipih dan seragam seperti I foto.
Setelah cari di google, ternyata awan dengan ciri-ciri berbentik bulat pipih, berlapis-lapis, banyak dan seragam adalah altokumulus. Berada pada ketinggian menengah, yaitu antara 3 000 hingga 6 000 meter diatas permukaan bumi. Nambah deh pengetahuan tentang awan :D


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India